WHO WE ARE
Air tidak pernah benar-benar hilang. Ia tetap turun dari langit, mengalir melalui sungai, dan hadir bersama hujan.
Krisis dimulai ketika air tidak lagi dapat kembali ke tempat asalnya. Ketika hutan menghilang, tanah mengeras, dan mata air terabaikan, air kehilangan jalannya untuk kembali meresap ke dalam bumi. Akibatnya, siklus air terganggu: banjir menjadi lebih kuat, musim kering berlangsung lebih panjang, akses terhadap air bersih menurun, dan kesenjangan semakin besar.
Jaga Semesta hadir untuk membantu memulihkan siklus tersebut. Melalui restorasi mata air, pemulihan ekologis, dan pengelolaan berbasis komunitas, kami berupaya menghubungkan kembali manusia, tanah, dan air.